Nur
Rosulallah SAW merupakan ciptaan Allah SWT yang pertama kemudian disusul dengan
di ciptakan makhluk lain antara lain malaikat, iblis serta manusia. Manusia
yang diciptakan pertama oleh Allah SWT ialah Nabi Adam AS dan istrinya Ibu Hawa. Mereka
berdua menikah dengan mahar sholawat terhadap Nur Rosulullah SAW 10 kali
sehinga melahirkan keturunan manusia sampai saat ini.
Umat
Rosulallah SAW ialah orang yang mempercayai sepenuhnya tentang kenabian Rosulallah
SAW baik dari mansia ataupun jin dan menjalankan apa yang diperintahkan oleh
Rosulallah SAW. Dalam hal ini Nabi Adam AS memberitahu keistimewaan umat
Rosulullah SAW.
Pertama
ketika Nabi Adam AS dan Ibu Hawa melanggar larangan Allah SWT, kemudian Allah SWT mengeluarkan beliau dan
istrinya dari surga dan umat Rosulallah SAW melanggar larangan Allah SWT memasukkannya ke surga selama mereka
bertaubat.Allah SWT melarang Nabi Adam
AS dan Ibu Hawa memakan buah khuldi, namun karena godaan setan mereka berdua mengabaikan
perintah dan melanggar larangan Allah SWT, kemudian mereka berdua dikeluarkan
dari surga .
Kedua ketika nabi Adam AS melanggar larangan Allah
SWT, beliau dilucuti pakaianya dalam arti dihilangkan kehormatannya, sedangkan
umat Rosulalloh SAW ketika melakukan kesalahan kepada Allah SWT, mereka masih dilindungi kehormatannya. Sebelum
dikeluarkan dari surga, Allah SWT melucuti pakaian Nabi Adam dan ibu Hawa
sehingga hilanglah kehormatan keduanya.
Ketiga
ketika Nabi Adam AS dan Ibu Hawa
melanggar larangan Allah maka dipisahlah Nabi Adam AS dan Ibu Hawa. Setelah
hilang kehormatannya, maka diturunkanlah
mereka ke bumi dan dijauhkan jarak antara keduanya. berbeda dengan umat
Rosulalloh SAW yang maksiat kepada Allah, mereka tidak dipisahkan dari sanak
saudaranya.
Terakhir
Nabi Adam AS diterima taubatnya di kota Makkah sedangkan umat Rosulalloh SAW di
terima taubatnya dimanapun dan kapanpun kecuali hari kiamat. Setelah Nabi Adam
AS dan Ibu Hawa terpisah di bumi,maka
mereka berdua dipertemukan di
Kota Makkah tepatnya di Padang Arafah dan mereka bertaubat disana
sehingga diterima taubatnya.
Sangat beruntunglah kita menjadi
umat Rosulalloh SAW, namun apakah kita sudah layak menjadi umat Rosulallah
SAW?.
Oleh : MH dan Fathurido
sumber : Nashaihulibad
