Sepulangnya dari Mekkah dan datang ke Madinah, Rasulullah SAW
kemudian mengumpulkan para sahabatnya dan memberitahukan akan ayat tersebut .
Mendengar Wahyu Allah yang di sabdakan Nabi Muhammad SAW
.Para sahabat bergembira karena ayat
tersebut mengungkapkan bahwa agama islam sudah sempurna dan Allah SWT telah
memberi nikmat dengan hidayat taufiq pertolongan karena telah menaklukan mekkah
dan menghancurkan berhala jahiliyah islam yang terus bersyiar. Danjuga Allah
telah meridhoi agama islam diantara agama yang lain dan tidak agama selain
islam di sisi allah.
Kegembiraan yang
sedang menyelimuti para sahabat ternyata tidak dirasakan oleh Abu bakar RA. Malahan mendengar ayat tersebut beliau susah
kemudian pulang, pintu kamarnya dikunci dan menangis di kamar setiap siang dan
malam.
Mendengar bahwa Abu Bakar
menangis dikamar. Para sahabat berkumpul dan pergi ke rumah Abu Bakar.
" Ya abu bakar
mengapa engkau menangis disaat seharusnya bergembira karena Allah telah
menyempurnakan agama kita?" Tanya para sahabat
"kalian tidak tahu ini adalah musibah kalau sesuatu
sudah sempurna sesuatu akan ada kelemahan. ayat ini menandakan bahwa kita akan
pisah dengan Rasulallah SAW" Jawab Abu Bakar RA
Setelah mendengar jawaban Abu Bakar RA para sahabat menjerit
dan menangis isyarah karena akan berpisah dengan Rasulallah SAW.
Para sahabat kemudian menemui Rasulullah dan bertanya perihal
apa yang disampaikan oleh Abu Bakar RA bahwa ayat ini menunjukkan wafatnya
Rasulullah.
"Benar apa yang dikatakan Abu Bakar RA. Sudah dekat
pisahku padamu" Sabda Nabi Muhammad SAW
Mendengar Sabda Rasulullah SAW, Abu Bakar RA tersungkur sedangkan Sayyidina Ali
gemetar dan para sahabat cemas dan menangis bahkan malaikat
pun ikut menangis saking cinta nya kepada nabi muhammad SAW.
setelah itu Nabi muhammad bersalam salaman dengan sahabat
satu persatu dan berpamitan dan berwasiat.
ayat yang dimaksud adalah al maidah ayat 2 yang turun di
arafah hari jumat ba'da asar Ketika nabi
wukuf haji wada
"Huwal habiibulladzi turjasyafaatuhu likullihaulin minal
ahwalimuqtahimi"
Beliau kekasih Allahyang diharapkan syafaatnya dalam setiap
ketakutanyang datang tanpa diharapkan.
Semoga kita mendapatkan Syafaat Rasulallah SAW. Amin

